Sekolah di Labuhanbatu Wajib PJJ Akibat Kabut Asap, HUT ke-81 Pemkab Labuhanbatu Meriah ‘Bupati Maya Kader Gerindra Disorot’

ket foto : Bupati Labuhanbatu dr.Hj.Maya Hasmita, bersama Wakil Bupati Jamri, S.T., PJ.Sekda Abdi Jaya Pohan, S.H., saat menghadiri rangkaian acara HUT Pemkab Labuhanbatu Ke-81 tahun 2026.(ist)

Oleh : Fadli Hasibuan

Rantauprapat – Rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Tahun 2026 menjadi sorotan tajam publik.

Pasalnya, di tengah kondisi Kota Rantauprapat dan sejumlah wilayah di Sumatera Utara yang terpapar kabut asap pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Pemkab Labuhanbatu justru menggelar berbagai kegiatan yang terkesan meriah dan menyerap anggaran.

Ironisnya, di saat ribuan siswa di Labuhanbatu diminta belajar dari rumah, Pemkab Labuhanbatu asyik menggelar perayaan.

Berdasarkan Surat Edaran Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Nomor 400.3/106/DISDIK/X/2026 tertanggal 15 Oktober 2026, seluruh satuan pendidikan jenjang PAUD/TK/SD/SMP/SMA/SMK/SLB se-Sumatera Utara, termasuk Kabupaten Labuhanbatu, wajib melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai 16 s.d 21 Oktober 2026. Kebijakan itu diambil sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap demi keselamatan peserta didik.

Ket Foto: Rangkaian kegiatan HUT Pemkab Labuhanbatu yang dipimpin Bupati dr Hj Maya Hasmita salah satu Kader Partai Gerindra dan juga berlatar belakang dokter mengabaikan pekatnya kondisi asap akibat Karhutla meski dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Namun di sisi lain, Pemkab Labuhanbatu menggelar rangkaian HUT ke-81 dengan berbagai agenda selama beberapa hari. Seperti terpantau pada Minggu (11/10/2026), ribuan warga di Kecamatan Panai Tengah memadati Lapangan Ika La Iya, Labuhanbilik, untuk mengikuti jalan santai yang dilepas langsung Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita, Sp.OG., M.K.M., bersama Wakil Bupati H. Jamri, ST.

Kegiatan tersebut juga diisi dengan perlombaan, hiburan, penyerahan bantuan sosial, cek kesehatan gratis, dan aksi donor darah yang melibatkan banyak OPD.Kondisi ini dinilai tidak sejalan dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang meminta agar perayaan HUT kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dilaksanakan secara sederhana dan efisien.

Dalam pidato penyampaian RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Senayan, Jakarta, Jumat (15/8/2026), Presiden menegaskan: “Kita harus kurangi semua pengeluaran tidak efisien. Saya gembira sekarang tidak ada lagi anggaran untuk ulang tahun kementerian, cukup potong tumpeng di kantor saja.”

Arahan tersebut diperkuat dengan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD, yang memerintahkan kepala daerah untuk membatasi belanja seremonial.

Publik pun menyoroti fakta bahwa Bupati Labuhanbatu dr. Hj. Maya Hasmita merupakan kader Partai Gerindra*. Berdasarkan data, Maya Hasmita tercatat sebagai kader Partai Gerindra sejak 2025 hingga sekarang dan dilantik pada awal Juli 2025 saat Rapat Kerja Tekhnis DPD Partai Gerindra Sumatera Utara di Rantauprapat.

Sebagai kader partai yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo, Bupati Labuhanbatu seharusnya menjadi teladan terdepan dalam menjalankan arahan efisiensi dan kesederhanaan, sekaligus menunjukkan empati terhadap kondisi masyarakat yang saat ini sesak akibat kabut asap.

Sejumlah daerah lain telah membuktikan komitmen tersebut. Seperti Pemkab Boalemo yang memilih merayakan HUT ke-27 secara sederhana tanpa Sidang Paripurna dan mengalihkan anggarannya untuk 1.000 paket sembako bagi kaum dhuafa demi mematuhi arahan Presiden.

Hingga berita ini diturunkan, pilarpendidikan.com telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan, S.H, M.H,.Konfirmasi telah dikirim melalui pesan WhatsApp ke nomor kontak pribadinya terkait jumlah kegiatan, besaran anggaran APBD untuk HUT, kesesuaiannya dengan arahan Presiden, serta pertimbangan menggelar keramaian di tengah kabut asap, namun belum mendapatkan jawaban.

Pilarpendidikan.com membuka ruang hak jawab seluas-luasnya bagi Pemkab Labuhanbatu untuk memberikan klarifikasi sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran yang bersumber dari uang rakyat.[fh/mhr]

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *