ket foto :Adu cepat, adu cermat dan kemampuan. 18 Tim SMA se-Cabdis Wilayah VII bertarung di LCC 2025 di SMK N 2 Rantau Utara.(ist)
Oleh: Nanang Hs
Rantauprapat – Deru kipas angin dan ketegangan terasa di dalam Aula SMK Negeri 2 Rantau Utara, Rabu (29/10). Bel pul kecil berbunyi nyaring. Tiga siswi dari Regu B serempak menekan tombol dengan cepat. Jawaban mereka meluncur, disambut tepuk tangan dari barisan belakang.
Itulah sepenggal suasana Lomba Cerdas Cermat (LCC) jenjang SMA Tingkat Kabupaten Labuhanbatu yang digelar Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara Cabang Dinas (Cabdis) Wilayah VII Tahun 2026.
Tahun ini, sebanyak 18 tim terbaik dari SMA se-Labuhanbatu Raya dikumpulkan dalam satu arena. Mereka bukan sekadar membawa nama sekolah, melainkan membawa ambisi menjadi perwakilan Cabdis Wilayah VII untuk bertarung di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Dari pantauan pilarpendidikan.com, aula yang biasanya untuk pembelajaran itu disulap menjadi arena adu cerdas. Di atas panggung, empat regu duduk berhadapan. Di meja mereka terpasang huruf penanda regu, seperti Regu B dan Regu E yang terlihat dalam foto. Wajah-wajah tegang, namun sorot mata mereka fokus pada dewan juri.
Di barisan depan, dewan juri yang terdiri dari unsur pengawas dan guru berprestasi tampak menilai dengan cermat. Setiap jawaban yang benar langsung dicatat, setiap kesalahan menjadi pengurang poin. Di belakang mereka, para guru pendamping tak kalah tegang. Ada yang menggenggam tangan, ada yang berbisik memberikan semangat.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII, H. Japar Lelo,S.Pd., M.M., melalui panitia pelaksana mengatakan, LCC bukan hanya soal menang dan kalah.
“Tujuan utama LCC ini adalah untuk meningkatkan mutu akademik, daya nalar, kecepatan berpikir, dan sportivitas pelajar. Ini juga menjadi ajang seleksi yang objektif untuk mencari duta terbaik dari Wilayah VII yang akan kita kirim ke tingkat provinsi,” ujarnya.
Ia menambahkan, LCC menjadi salah satu instrumen untuk mengukur sejauh mana implementasi kurikulum dan semangat belajar di tingkat SMA.
“Melalui LCC ini, kita ingin menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat, kompetitif, serta membentuk karakter siswa yang cerdas, berwawasan luas, dan berani tampil,” kata panitia menambahkan.
Hingga berita ini diturunkan, pelaksanaan LCC masih berlangsung. Babak penyisihan menuju semifinal sedang digelar. Suara bel dan tepuk tangan masih bersahutan dari dalam aula.(nn/mhr)

